<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Imahna Addinuleutiktea</title>
	<atom:link href="http://addinosaurus.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://addinosaurus.wordpress.com</link>
	<description>Omaeh &#039;addin sing cilik&#039;, mencoba mensyukuri hidup dengan bersepeda dan memotret.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 20:43:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='addinosaurus.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f32823cd18b952f9fb4e38999f906cb3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Imahna Addinuleutiktea</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://addinosaurus.wordpress.com/osd.xml" title="Imahna Addinuleutiktea" />
	<atom:link rel='hub' href='http://addinosaurus.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Renungan Untuk Suami &amp; Istri</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/04/renungan-untuk-suami-istri/</link>
		<comments>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/04/renungan-untuk-suami-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 23:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>addinosaurus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://addinosaurus.wordpress.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Disadur dari Facebook Untuk SUAMI : Wahai sang suami….. Apakah berat bagimu, untuk tersenyum dihadapan istrimu dikala dirimu masuk menemui istri tercinta, agar engkau meraih pahala Allah? Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri seri tatkala dirimu melihat anak dan istrimu? Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat engkau menghampiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=464&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disadur dari <a href="http://www.facebook.com/groups/166532486717056/">Facebook </a></p>
<p><strong><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2012/01/abieumie.png"><img class="alignleft  wp-image-467" title="Abieumie" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2012/01/abieumie.png?w=140&#038;h=198" alt="" width="140" height="198" /></a>Untuk SUAMI</strong> :</p>
<p>Wahai sang suami…..<br />
Apakah berat bagimu, untuk tersenyum dihadapan istrimu dikala dirimu masuk menemui istri tercinta, agar engkau meraih pahala Allah?</p>
<p>Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri seri tatkala dirimu melihat anak dan istrimu?</p>
<p>Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat engkau menghampiri dirinya?</p>
<p>Apakah gerangan yang memberatkanmu untuk mengangkat sesuai nasi dan menyuapkannya di mulut sang istri agar engkau mendapat pahala?</p>
<p>Apakah susah, apabila engkau masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan lengkap: “Assalamu’alaikum Warah matullahi wabarokaatuh” agar engkau meraih 30 kebaikan?</p>
<p>Apakah gerangan yang membebanimu jika engkau menuturkan untaian kata kata yang baik yang disenangi kekasihmu, walaupun agak terpaksa dan mengandung bohong yang dibolehkan?</p>
<p>Tanyalah kepada istrimu disaat engkau masuk rumah!!<br />
Apakah memberatkanmu, jika engkau menuturkan kepada istrimu dikala masuk rumah : “Duhai istriku, semenjak kanda keluar dari sisimu dari pagi hingga sekarang, serasa bagaikan setahun.”<span id="more-464"></span></p>
<p>Sesungguhnya jika engkau benar benar mengharapkan pahala dari Allah walaupun engkau dalam keadaan letih dan lelah, dan engkau mendekati sang istri tercinta dan menggaulinya niscaya dirimu akan mendapatkan pahala dari Allah karena Rasulullah bersabda, “Dan didalam mempergauli istri kalian ada sedekah.”</p>
<p>Apakah melelahkanmu wahai hamba Allah, jika engkau berdoa dan berkata, “Ya Allah perbaikilah istriku dan berkatilah daku pada dirinya,”</p>
<p>Sesungguhnya ucapan baik itu adalah sedekah.<br />
Wajah yang berseri dan senyum yang manis dihadapan istri adalah sedekah.<br />
Mengucapkan salam mengandung beberapa kebaikan.<br />
Berjabat tangan dengan istri menggugurkan dosa dosa. Berhubungan badan mendapatkan pahala.</p>
<p>Bagaimana anda memperlakukan istri anda?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Untuk ISTRI :</strong></p>
<p>Wahai sang istri….</p>
<p>Apakah akan membahayakan dirimu, apabila engkau menemui suamimu dengan wajah yang berseri seri, dihiasi simpul senyum saat dia masuk rumah?<br />
Apakah memberatkanmu apabila engkau menyapu debu dari wajahnya, kepala dan baju serta mengecup pipinya?</p>
<p>Apakah engkau merasa sulit, jika engkau menunggu sejenak disaat dia memasuki rumah dan tetap berdiri sampai dia duduk?</p>
<p>Mungkiankah akan meyulitkanmu, jikalau engkau berkata kepada suami: “Alhamdulillah atas keselamatan kanda, kami sangat merindukanmu wahai kekasihku…”</p>
<p><strong></strong>Wahai sang istri…</p>
<p>Berdandanlah untuk suamimu dan harapkanlah pahala dari Allah diwaktu engkau berdandan, karena Allah itu indah dan mencintai keindahan.<br />
Pakailah parfum yang harum dan bermake-up lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.</p>
<p>Jauhi dan jauhilah bermuka masam dan cemberut.</p>
<p>Janganlah engkau mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang bermaksud merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.</p>
<p>Janganlah selalu tampak bersedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.</p>
<p>Janganlah berbicara kepada laki laki lain dengan lemah lembut, sehingga menyebabkan orang yang dihatinya ada penyakit mendekatimu dan menduga hal hal yang jelek ada pada dirimu.</p>
<p>Selalulah dirimu dalam keadaan lapang dada, hati tentram dan ingat kepada Allah setiap saat.</p>
<p>Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.</p>
<p>Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.</p>
<p>Didiklah anak anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir. Perbanyaklah membaca al quran terutama surat Al Baqarah, karena surat itu dapat mengusir setan.</p>
<p>Bangunkanlah suamimu untuk sholat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunah, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan janganlah engkau menghalanginya untuk menjalin hubungan silaturahim dengan karib kerabatnya.</p>
<p>Perbanyaklah istighfar untuk dirimu, suamimu serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. Berdoalah kepada Allah agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akherat. Ketahuilah sesungguhnya Rabb mu Maha Mendengar doa. Allah berfirman, “Dan Rabb mu berkata, “Serulah aku niscaya aku penuhi doamu.” ( Al Ghafir 60)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/addinosaurus.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/addinosaurus.wordpress.com/464/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=464&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/04/renungan-untuk-suami-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d864f157d63b11e753a70a269fdec3e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">addinosaurus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2012/01/abieumie.png?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">Abieumie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2011 in review</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/01/2011-in-review/</link>
		<comments>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/01/2011-in-review/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 09:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>addinosaurus</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Annual Report]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://addinosaurus.wordpress.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog. Here&#8217;s an excerpt: A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about 4.900 times in 2011. If it were a NYC subway train, it would take about 4 trips to carry that many people. Click here to [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=462&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.</p>
<div style="background:url('/wp-content/mu-plugins/annual-reports/img/emailteaser.jpg') no-repeat center center;height:300px;"></div>
<p>Here&#8217;s an excerpt:</p>
<blockquote><p>A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about <strong>4.900</strong> times in 2011. If it were a NYC subway train, it would take about 4 trips to carry that many people.</p></blockquote>
<p><a href="/2011/annual-report/">Click here to see the complete report.</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/addinosaurus.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/addinosaurus.wordpress.com/462/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=462&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://addinosaurus.wordpress.com/2012/01/01/2011-in-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d864f157d63b11e753a70a269fdec3e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">addinosaurus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sarongge, Adopsi Pohon Komunitas Sepeda Bridgestone</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/11/22/sarongge-adopsi-pohon-komunitas-sepeda-bridgestone/</link>
		<comments>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/11/22/sarongge-adopsi-pohon-komunitas-sepeda-bridgestone/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 03:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>addinosaurus</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Photography]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[Green]]></category>
		<category><![CDATA[Sarongge]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://addinosaurus.wordpress.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Banyaknya lahan yang gundul akibat keserakahan manusia,isu perubahan iklim yang lebih kita kenal dengan istilah &#8220;Global Warming&#8221; menggerakkan hati kami untuk ikut bergerak dalam upaya penghijauan bumi.  Bertempat di Sarongge-Cianjur , komunitas sepeda Bridgestone Bekasi &#38; Karawang (BCC &#38; BRICCK) mengikuti kegiatan &#8220;Adopsi Pohon&#8221;, Program ini merupakan kerja sama antara pengelola Taman Nasional Gunung Gede [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=426&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Banyaknya lahan yang gundul akibat keserakahan manusia,isu perubahan iklim yang lebih kita kenal dengan istilah &#8220;Global Warming&#8221; menggerakkan hati kami untuk ikut bergerak dalam upaya penghijauan bumi.  Bertempat di Sarongge-Cianjur , komunitas sepeda Bridgestone Bekasi &amp; Karawang (BCC &amp; BRICCK) mengikuti kegiatan &#8220;Adopsi Pohon&#8221;, Program ini merupakan kerja sama antara pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dengan Green Radio Bekasi.</p>
<div id="attachment_429" class="wp-caption alignleft" style="width: 165px"><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/11/dsc_0219-medium.jpg"><img class=" wp-image-429" title="DSC_0219 (Medium)" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/11/dsc_0219-medium.jpg?w=155&#038;h=232" alt="Gerbang" width="155" height="232" /></a><p class="wp-caption-text">Gerbang Menuju Hutan Sahabat Green</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dipilihnya &#8216;Hutan Sahabat Green&#8217; di sarongge, dikarenakan program &#8216;Adopsi Pohon&#8217; ini kami rasa lebih efektif, ketimbang hanya program penanaman pohon saja. Tanaman yang kami adopsi akan terus dipantau oleh petugas setempat, dan dicatat letak koordinatnya menggunakan GPS. sehingga kami bisa memantau perkembangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kawasan Hutan Sahabat Green sebelumnya dikelola oleh Perhutani, dengan sistem &#8220;Tebang-Tanam&#8221;. sistem ini menyisakan kerusakan di kawasan hutan tersebut. Setelah pengelolaan hutan di serahkan ke Taman Nasional, dan sistem dirubah menjadi &#8220;Tanam&#8221; saja, lambat laun kawasan hutan menjadi lebih hijau. Di kawasan hutan tersebut, kini tidak diperbolehkan untuk menebang pohon, memburu binatang, dan hal-hal lain yang dapat merusak hutan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-426"></span>Komunitas Sepeda Bridgestone, adalah komunitas sepeda pertama yang sampai di sarongge, awalnya panitia sempat was-was mengingat jalur yang ada sangat terjal, dan bahkan ada yang  memiliki kemiringan 60 derajat, namun kekhawatiran itu hilang setelah teman-teman dengan penuh semangat bisa sampai ke Camping Ground di Sarongge.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami berangkat dari Wisma Sarongge pukul 12:15 (19/11/11), awalnya kami mengira bahwa jalur yang akan dilalui akan mudah kami libas, namun ternyata sampai ujung perjalanan, kondisi jalan terus menanjak, dan mengharuskan kami untuk menuntun sepeda. Perjalanan selama 2 jam, terbayarkan ketika kami sampai di camping ground, makan siang telah menanti, dan kami lahap menyantap hidangan khas sunda. Acara berlanjut pada pengenalan jenis pohon endemis (pohon asli) yang tumbuh di hutan tersebut dan dilanjutkan dengan penanaman pohon.</p>
<p style="text-align:justify;">Malam harinya kami berniat untuk mengadakan api unggun, namun karena cuaca yang tidak memungkinkan, hujan lebat, maka acara dibatalkan. Pagi harinya kami mengadakan &#8220;Jelajah Hutan&#8221;, dipandu oleh kang <a href="http://www.greenradio.fm/adopsi-pohon/kabar-dari-sarongge/3437-dudu-duroni-sahabat-setia-green-radio">Dudu Duroni</a> kami diperkenalkan jenis tanaman yang sudah tumbuh alami di hutan, selanjutnya kami di beri pertanyaan mengenai jenis pohon yang telah dikenalkan sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 10:00 (20/11/11) kami meninggalkan camping ground Sarongge. Pengalaman selama di sana tidak akan pernah terlupakan bagi kami. Semoga masih banyak lagi yang akan peduli, dan melakukan hal yang sama di Sarongge. Dengan &#8216;Adopsi Pohon&#8217; diharapkan bisa menghijaukan kembali bumi kita, dan menjaga kelestariannya demi anak-cucu kita.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://addinosaurus.wordpress.com/2011/11/22/sarongge-adopsi-pohon-komunitas-sepeda-bridgestone/#gallery-1-slideshow">Click to view slideshow.</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/addinosaurus.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/addinosaurus.wordpress.com/426/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=426&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/11/22/sarongge-adopsi-pohon-komunitas-sepeda-bridgestone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d864f157d63b11e753a70a269fdec3e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">addinosaurus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/11/dsc_0219-medium.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">DSC_0219 (Medium)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karawang Kaya Potensi Jalur Alam Bagi Pesepeda</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/10/31/karawang-kaya-potensi-jalur-alam-bagi-pesepeda/</link>
		<comments>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/10/31/karawang-kaya-potensi-jalur-alam-bagi-pesepeda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 02:29:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>addinosaurus</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Photography]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://addinosaurus.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi, saat yang sangat dinanti bagi sebagian besar pesepeda di daerah karawang untuk melakukan aktivitas bersepeda. hal ini dikarenakan kebanyakan pesepeda di karawang adalah pelajar &#38; pekerja, sehingga hari libur adalah hari yang tepat untuk bersepeda. Termasuk saya pribadi, minggu kali ini (30/10/2011) melakukan aktifitas bersepeda bersama komunitas BRICCK (Bridgestone Cycling Club Karawang), salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=405&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_406" class="wp-caption alignleft" style="width: 152px"><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/10/dsc_0548-medium.jpg"><img class="size-medium wp-image-406 " title="BRICCK-Event_301011" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/10/dsc_0548-medium.jpg?w=142&#038;h=214" alt="Team MATADOR (Manggih Tanjakan Dorong)" width="142" height="214" /></a><p class="wp-caption-text">Team Matador (Manggih Tanjakan Dorong)</p></div>
<p>Minggu pagi, saat yang sangat dinanti bagi sebagian besar pesepeda di daerah karawang untuk melakukan aktivitas bersepeda. hal ini dikarenakan kebanyakan pesepeda di karawang adalah pelajar &amp; pekerja, sehingga hari libur adalah hari yang tepat untuk bersepeda. Termasuk saya pribadi, minggu kali ini (30/10/2011) melakukan aktifitas bersepeda bersama komunitas BRICCK (Bridgestone Cycling Club Karawang), salah satu komunitas sepeda di karawang yang beranggotakan pekerja di PT. Bridgestone.</p>
<p>Perjalanan diawali dari Kawasan Idustri Mitra Karawang (KIM), pada awalnya tidak begitu sulit bagi kami untuk melibas jalur aspal di dalam kawasan, namun begitu memasuki jalan tanah &amp; bebatuan, skill dan stamina kami mulai ditantang<span id="more-405"></span>. banyaknya tanjakan maupun turunan terjal membuat kami sedikit was-was. ketika ada salah satu anggota yang kelelahan, sebagai bentuk solidaritas, kamipun memutuskan untuk beristirahat, kami juga sempat keluar dari jalur yang sebenarnya, sehingga mengharuskan kami untuk balik arah dan memastikan jalur yang sesuai. perjalanan 21.19 Km tersebut berakhir di sebuah warung sop, di dekat &#8216;Taman Kenangan Lestari&#8217; KIIC.</p>
<p>Dalam perjalanan tersebut, saya melihat ternyata karawang memiliki potensi alam yang sangat bagus untuk bersepeda, utamanya bagi penggemar cross country. dan andai pemerintah serius mempromosikan hal ini, bukan tidak mungkin pesepeda dari luar kota datang mengunjungi jalur di karawang, dan efek positifnya dapat menambah penghasilan warga karawang yang tinggal di sekitar jalur bersepeda. Jika di dekat Jakarta ada JPG (Jalur Pipa Gas), di Bekasi ada JJ (Jalur Jati Asih), maka di Karawang bisa di populerkan nama JK (Jalur KIM-KIIC).</p>
<a href="http://addinosaurus.wordpress.com/2011/10/31/karawang-kaya-potensi-jalur-alam-bagi-pesepeda/#gallery-2-slideshow">Click to view slideshow.</a>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/addinosaurus.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/addinosaurus.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=405&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://addinosaurus.wordpress.com/2011/10/31/karawang-kaya-potensi-jalur-alam-bagi-pesepeda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d864f157d63b11e753a70a269fdec3e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">addinosaurus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2011/10/dsc_0548-medium.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">BRICCK-Event_301011</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Dasar Foto Dengan DSLR Untuk Orang Awam</title>
		<link>http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/</link>
		<comments>http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 02:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>addinosaurus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://addinosaurus.wordpress.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Setelah browsing sana-sini, akhirnya ketemu juga artikel tentang fotografi basic yang menurutku perlu diketahui oleh fotografer pemula / hobbist Monggo disimak artikel dari bebek_factory yang aku sadur dari kaskus berikut ini : Fotografi: Fotografi ( Photography ) berasal dari kata Foto ( Cahaya ) dan Graphia ( menulis / menggambar ), sehingga dapat diartikan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=339&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah browsing sana-sini, akhirnya ketemu juga artikel tentang fotografi basic yang menurutku perlu diketahui oleh fotografer pemula / hobbist</p>
<p>Monggo disimak artikel dari bebek_factory yang aku sadur dari kaskus berikut ini :</p>
<p><strong>Fotografi:</strong><br />
Fotografi ( Photography ) berasal dari kata Foto ( Cahaya ) dan Graphia ( menulis / menggambar ), sehingga dapat diartikan bahwa fotografi adalah suatu teknik menggambar dengan cahaya. Atas dasar tersebut, jelas bahwa cahaya sangat berperan penting dan menjadi sumber utama dalam memperoleh gambar.</p>
<p><strong>Kamera SLR:</strong></p>
<p>Kamera SLR ( Single Lens Reflex ) atau D-SLR ( Digital ) merupakan kamera dengan jendela bidik ( viewfinder ) yang memberikan gambar sesuai dengan sudut pandang lensa melalui pantulan cermin yang terletak di belakang lensa. Pada umumnya kamera biasa memiliki tampilan dari jendela bidik yang berbeda dengan sudut pandang lensa karena jendela bidik tidak berada segaris dengan sudut pandang lensa.</p>
<p>Fotografi berkaitan erat dengan cahaya, maka kamera berfungsi untuk mengatur cahaya yang ditangkap image sensor ( sensor gambar pada kamera digital atau film pada kamera konvensional ). Untuk mengatur cahaya, terdapat 2 hal mendasar dalam kamera, yakni <strong>Shutter Speed</strong> ( Kecepatan Rana ) dan <strong>Aperture</strong> ( Diafragma ).</p>
<p><a><strong>Shutter Speed :</strong></a><span id="more-339"></span></p>
<p>Shutter speed atau kecepatan rana merupakan kecepatan terbukanya jendela kamera sehingga cahaya dapat masuk ke dalam image sensor. Satuan daripada shutter speed adalah detik, dan sangat tergantung dengan keadaan cahaya saat pemotretan. Semisal cahaya terang pada siang hari, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih cepat, semisal 1/500 detik. Sedangkan untuk malam hari yang cahayanya lebih sedikit, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih lama, semisal 1/5 detik. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa foto pada malam hari cenderung buram, bahwa shutter speed yang lebih lambat memungkinkan pergerakan kamera akibat getaran tangan menjadikan cahaya bergeser sehingga foto menjadi buram / blur.<br />
<a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-340" title="image001" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p><em>Foto dengan shutter speed cepat</em><br />

<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image002-3/' title='image002'><img data-attachment-id='341' data-orig-size='200,260' data-liked='0'width="115" height="150" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image002.jpg?w=115&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="image002" title="image002" /></a>
<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image012-2/' title='image012'><img data-attachment-id='351' data-orig-size='320,320' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image012.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="image012" title="image012" /></a>
<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image013-2/' title='image013'><img data-attachment-id='352' data-orig-size='300,206' data-liked='0'width="150" height="103" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image013.jpg?w=150&#038;h=103" class="attachment-thumbnail" alt="image013" title="image013" /></a>
</p>
<p><em>Foto dengan shutter speed lambat</em></p>
<p><strong>Apperture :</strong></p>
<p>Aperture atau diafragma merupakan istilah untuk bukaan lensa. Apabila diibaratkan sebagai jendela, maka diafragma adalah kiray / gordyn yang dapat dibuka atau ditutup untuk menyesuaikan banyaknya cahaya yang masuk. Pada kamera aperture dilambangkan dengan huruf F dan dengan satuan sebagai berikut:<br />
f/1.2<br />
f/1.4<br />
f/1.8<br />
f/2.0<br />
f/2.8<br />
f/3.5<br />
f/4.0<br />
dst&#8230;</p>
<p>Semakin kecil angka satuan maka akan semakin besar bukaan lensa ( f/1.4 lebih besar bukaannya dibandingkan dengan f/4.0 ).</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image003.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-342" title="image003" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image003.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p><em>Gambar Aperture pada lensa</em></p>
<p>Jadi, korelasi antara shutter speed dan aperture adalah bahwa semakin besar bukaan lensa, maka shutter speed akan semakin cepat, sebaliknya semakin kecil bukaan lensa, maka shutter speed akan semakin melambat.</p>
<p><strong>Mode pada kamera DSLR :<!--more--></strong></p>
<p>Setiap kamera punya istilah masing &#8211; masing untuk pengaturan mode. Berikut dijelaskan untuk beberapa tipe kamera saja.</p>
<p><strong>Nikon D70: </strong></p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image004.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-343" title="image004" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image004.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Pada kamera Nikon D70 terdapat 11 mode pemotretan:</p>
<p>M= Full Manual<br />
Pada mode ini pengaturan kamera sepenuhnya manual, baik shutter speed, aperture, ISO, dsb.</p>
<p>A= Aperture Priority<br />
Pada mode ini aperture dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun shutter speed akan mengimbangi secara otomatis akan kebutuhan cahaya sesuai dengan besar aperture.</p>
<p>S= Shutter Priority<br />
Pada mode ini shutter speed dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun aperture akan mengimbangi secara otomatis kebutuhan cahaya yang sesuai dengan shutter speed.</p>
<p>P= Program<br />
Pada mode ini baik aperture maupun shutter speed akan mengkalkulasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan cahaya, hanya saja pada mode ini tingkat exposure dapat diatur sesuai dengan kehendak.</p>
<p>Auto<br />
Mode auto merupakan mode dimana kamera secara penuh mengatur akan segala kebutuhan pengaturan, dengan kata lain pada mode ini fotografer tinggal &#8220;jepret&#8221; saja.</p>
<p>Portrait<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan portrait ( foto manusia ), seperti penggunaan tonal warna untuk skin tone, dsb.</p>
<p>Landscape<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan ( landscape), seperti tone warna yang lebih vivid atau lain sebagainya.</p>
<p>Macro<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto macro ( jarak dekat sehingga objek tampak lebih besar ), seperti fokus lensa yang lebih disesuaikan.</p>
<p>Moving Object<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan objek yang bergerak, sehingga fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan dengan pergerakan objek.</p>
<p>Night Landscape<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan pada malam hari.</p>
<p>Night Portrait<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto portrait malam hari atau cahaya redup.</p>
<p><strong>Canon 350D: </strong></p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image005.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-344" title="image005" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image005.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Pada kamera Canon 350D terdapat 12 mode pemotretan:</p>
<p>A-DEP= Automatic Depth of Field<br />
Pada mode ini, pengaturan fokus foreground dan background diatur secara otomatis oleh kamera sehingga lebih memungkinkan untuk menghasilkan foto yang tajam baik pada foreground maupun background.</p>
<p>M= Full Manual<br />
Pada mode ini pengaturan kamera sepenuhnya manual, baik shutter speed, aperture, ISO, dsb.</p>
<p>Av= Aperture Value Priority<br />
Pada mode ini aperture dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun shutter speed akan mengimbangi secara otomatis akan kebutuhan cahaya sesuai dengan besar aperture.</p>
<p>Tv= Time Value Priority<br />
Pada mode ini shutter speed dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun aperture akan mengimbangi secara otomatis kebutuhan cahaya yang sesuai dengan shutter speed.</p>
<p>P= Program<br />
Pada mode ini baik aperture maupun shutter speed akan mengkalkulasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan cahaya, hanya saja pada mode ini tingkat exposure dapat diatur sesuai dengan kehendak.</p>
<p>Auto<br />
Mode auto merupakan mode dimana kamera secara penuh mengatur akan segala kebutuhan pengaturan, dengan kata lain pada mode ini fotografer tinggal &#8220;jepret&#8221; saja.</p>
<p>Portrait<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan portrait ( foto manusia ), seperti penggunaan tonal warna untuk skin tone, dsb.</p>
<p>Landscape<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan ( landscape), seperti tone warna yang lebih vivid atau lain sebagainya.</p>
<p>Macro<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto macro ( jarak dekat sehingga objek tampak lebih besar ), seperti fokus lensa yang lebih disesuaikan.</p>
<p>Moving Object<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan objek yang bergerak, sehingga fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan dengan pergerakan objek.</p>
<p>Night Scene<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pada malam hari.</p>
<p>No Flash<br />
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun apabila pada mode auto lainnya built in flash akan otomatis pop up apabila cahaya dirasa kurang, pada mode ini built in flash tidak akan menyala sama sekali, sehingga shutter speed dan aperture akan lebih berperan untuk mengimbangi kebutuhan cahaya.</p>
<p><strong>Pengaturan Cahaya</strong></p>
<p>Setiap kamera memiliki light meter yang berfungsi mendeteksi intensitas cahaya. Sebelum menekan tombol shutter, apabila menggunakan kamera pada mode manual ada baiknya memperhatikan exposure meter terlebih dahulu. Berikut gambar exposure indicator:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image006.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-345" title="image006" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image006.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Tampak pada gambar di atas bar yang mengindikasikan exposure. Apabila ingin menghasilkan foto dengan cahaya yang baik, letakan bar pada posisi tengah ( normal exposure ), namun apabila menghasilkan foto yang lebih terang, geser bar ke arah tanda + ( menjadi over exposure ), dan sebaliknya, untuk hasil foto yang lebih gelap geser bar ke arah &#8211; ( menjadi under exposure )</p>
<p><strong>Teknik Fotografi</strong></p>
<p><strong>1. Dept Of Field</strong></p>
<p>Depth of field atau sering disingkat menjadi DOF merupakan salah satu teknik fotgrafi yang paling dasar. Setiap foto memiliki kedalaman ( depth ) yang terbagi atas foreground ( depan ) dan background ( belakang ). Fokus pada lensa kamera dapat dikendalikan atau diarahkan pada objek tertentu. Pengendalian Depth of Field berguna untuk membatasi fokus pada foto dan lebih memberi kesan hidup pada foto.</p>
<p>Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada foreground:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image007.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-346" title="image007" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image007.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada background:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image008.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-347" title="image008" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image008.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Contoh berikut menunjukan foto DOF panjang / dalam, dengan fokus pada foreground dan background.</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image009.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-348" title="image009" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image009.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Berikut contoh perbandingan hasil foto pada panjang fokal lensa dan diafragma yang berbeda:<a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image010.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-349" title="image010" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image010.jpg?w=510&#038;h=646" alt="" width="510" height="646" /></a></p>
<p><strong>2. Freeze</strong></p>
<p>Setelah memahami DOF yang berkaitan dengan aperture, kali ini akan dijelaskan tentang freeze, dimana sangat berkaitan erat dengan shutter speed. Foto freeze bertujuan untuk mengabadikan suatu moment dengan gerakan cepat sehingga dapat tertangkap oleh kamera sebagai gambar diam, seperti foto tetesan air, ledakan, atau foto ketika orang sedang melompat dan lain sebagainya. Yang paling utama dalam mendapatkan foto freeze adalah mengatur shutter speed secepat mungkin ( misal 1/500 detik, 1/1000 detik, hingga 1/8000 detik ). Karena tuntutan shutter speed yang cepat, maka tentunya cahaya yang dibutuhkan sangat banyak, maka dari itu biasanya foto freeze amatir lebih banyak dilakukan di ruang terbuka pada siang hari dimana cahaya matahari bersinar terang. Bukan tidak mungkin untuk memperoleh foto freeze pada malam hari atau cahaya yang minim, namun peralatan pendukung mutlak diperlukan seperti flash atau bahkan lampu studio dengan kecepatan singkronisasi yang tinggi pula.</p>
<p>Berikut contoh foto freeze:</p>
<p>foto 1 ( dengan flash ):</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-340" title="image001" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>foto 2 ( outdoor dengan matahari ):</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image011.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-350" title="image011" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image011.jpg?w=510&#038;h=340" alt="" width="510" height="340" /></a></p>
<p>Pertanyaan yang sering dilontarkan:</p>
<p>1. Mengapa foto yang dihasilkan gelap?<br />
Jawab: Karena cahaya yang ada kurang memadai, sehingga foto menjadi under exposure. Coba untuk naikan ISO agar shutter speed dapat menjadi lebih cepat.</p>
<p>2. Mengapa masih tampak pergerakan / gambar yang dihasilkan buram?<br />
Jawab: Bisa jadi karena shutter speed kurang cepat mengimbangi kecepatan objek, namun apabila buram bisa jadi juga karena fokus lensa tidak tepat jatuh pada objek</p>
<p><strong>3. Movement</strong></p>
<p>Bertentangan dengan foto freeze, foto movement bertujuan memperlihatkan pergerakan objek dengan shutter speed yang rendah, sehingga pergerakan objek dapat tampak pada hasil foto. Shutter speed yang digunakan cenderung rendah agar pergerakan objek dapat terekam ( misal 1/5 detik, 1 detik, dst ), namun yang patut diperhatikan adalah kamera harus tetap dalam posisi statis agar background daripada objek tetap fokus walaupun shutter speed lambat.</p>
<p>Berikut contoh foto movement:</p>

<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image002-3/' title='image002'><img data-attachment-id='341' data-orig-size='200,260' data-liked='0'width="115" height="150" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image002.jpg?w=115&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="image002" title="image002" /></a>
<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image012-2/' title='image012'><img data-attachment-id='351' data-orig-size='320,320' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image012.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="image012" title="image012" /></a>
<a href='http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/image013-2/' title='image013'><img data-attachment-id='352' data-orig-size='300,206' data-liked='0'width="150" height="103" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image013.jpg?w=150&#038;h=103" class="attachment-thumbnail" alt="image013" title="image013" /></a>

<p>Pertanyaan yang sering dilontarkan:</p>
<p>1. Mengapa foto menjadi putih dan gambar tidak jelas?<br />
Jawab: Cahaya pada saat pengambilan foto surplus, sehingga menjadi over exposure. Untuk mensiasatinya, perkecil bukaan lensa dengan menaikan aperture.</p>
<p>2. Mengapa foto menjadi buram semua?<br />
Jawab: Karena kamera mengalami pergerakan pada saat shutter terbuka, sehingga gambar yang dihasilkan menjadi blur. Untuk menghindari hasil yang blur, gunakan tripod atau letakan kamera pada tempat yang statis dan stabil.</p>
<p><strong>4. Panning</strong></p>
<p>Mirip dengan metode foto movement, namun dalam foto panning gerakan objek lebih ditampilkan melalui background yang bergerak. Prinsip dasar foto panning sama dengan foto movement, hanya saja pada saat pemotretan, kamera ikut bergerak mengimbangi gerakan objek, sehingga objek tetap fokus namun background yang dihasilkan bergerak.</p>
<p>Contoh foto panning:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image014.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-353" title="image014" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image014.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Cara foto panning:<br />
Bidik sasaran bergerak ( pada umumnya mobil ), tekan tombol shutter 1/2 agar fokus mengunci objek, gerakan kamera mengikuti objek seketat mungkin agar objek tetap fokus, sekiranya dirasa gerakan kamera sudah mengimbangi gerakan objek, tekan tombol shutter penuh dengan kamera yang tetap bergerak mengikuti objek.</p>
<p>Pertanyaan yang sering dilontarkan:</p>
<p>1. Mengapa foto buram semua?<br />
Jawab: Bisa jadi karena gerakan kamera tidak sesuai dengan gerakan objek. Cobalah percepat shutter speed dan coba untuk mengikuti gerakan objek seketat mungkin.</p>
<p>2. Mengapa foto fokus semua?<br />
Jawab: Bisa jadi karena shutter speed terlalu cepat dan atau kamera kurang digerakan pada saat pemotretan.</p>
<p><strong>5. Bulb</strong></p>
<p>Foto bulb dapat diperoleh melalui mode manual dengan mengatur shutter speed pada setting paling lambat ( BULB ), dimana shutter akan terus terbuka selama tombol ditekan dan akan menutup kembali pada saat tombol dilepas. Yang patut diperhatikan pada foto bulb adalah posisi kamera yang mutlak harus statis, maka gunakanlah tripod untuk menghasilkan foto bulb.</p>
<p>Contoh foto bulb pada lalu lintas kota malam hari:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image015.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-354" title="image015" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image015.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p>Contoh foto bulb dengan menggunakan senter atau sumber cahaya yang digerakkan:</p>
<p><a href="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image016.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-355" title="image016" src="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image016.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/addinosaurus.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/addinosaurus.wordpress.com/339/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=addinosaurus.wordpress.com&amp;blog=13713394&amp;post=339&amp;subd=addinosaurus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://addinosaurus.wordpress.com/2010/09/23/teknik-dasar-foto-dengan-dslr-untuk-orang-awam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d864f157d63b11e753a70a269fdec3e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">addinosaurus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image001</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image002.jpg?w=115" medium="image">
			<media:title type="html">image002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image012.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">image012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image013.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">image013</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image004.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image004</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image005.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image006.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image006</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image007.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image007</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image008.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image009.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image010.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image010</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image001</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image011.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image002.jpg?w=115" medium="image">
			<media:title type="html">image002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image012.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">image012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image013.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">image013</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image014.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image015.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image015</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://addinosaurus.files.wordpress.com/2010/09/image016.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image016</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
