Poem

Mata dan tatapan

Karawang, 24 mei 2010

beribu kali coba kutepis
dan beratus kali coba kuabaiakan
Tatapan itu begitu tajam
dan menghujam tajam ke hatiku

haruskah selalu ditepis
dan haruskah selalu diabaikan

apakah ini salah
dan apakah itu benar ?
sendiri ku tak bisa jawab
hanya rindu kian lama kian kikis

perasaan ini apakah dalam
dan perasaan ini mungkinkah dangkal ?
sendiri ku tak bisa jawab
hanya bimbang kian hari kian hilang

harapku engkau cukup tahu
rindu ini dan bimbang ini takkan terjadi
bila saat itu tak ada tatapanmu.

Aku Kamu

Karawang, 14 Juli 2009

Jika aku adalah aku maka aku bukanlah kamu

kadang aku menjadi kamu, tapi tidak selamanya

mungkin kamu tidak ingin seperti aku,

tapi kamu mengalami apa yang ada di aku

aku adalah aku dan kamu bukanlah aku

aku dan kamu individu beda rupa,

aku dan kamu meski beda, tetapi kadang ada semili tubuh yang sama

semili sifat yang sama, semili dan bukan se inchi apalagi semeter

apapun itu aku atau kamu

aku dan kamu menjadi kita, dan kita adalah sama

sama- sama ciptaanNYA

Lubang Aspal Karawang

Karawang, 13 Mei 2009

Tanpa memaki, Lebih suka ku sadar diri..

Lewati kerikil lepas, dan sisa tanah tapak truk

Kadang ku goyah, namun kendali tetap terpegang

Umpatan takkan jadi kenyataan, hanya dendam berujung muram

Semua alur hendaknya berarah,

alur perintah penguasa berarah kebahagian rakyatnya

Namun apakah rakyatnya tahu..

alur untuk mengarahkan penguasanya..

Harapannya, semoga janji tak berujung pengingkaran..

Seratus meter lagi kusampai tujuan

Namun masih tetap ada gundukan di aspal

Dipasang untuk menunjukan keangkuhan,

Ataukah penghakiman untuk yang liar..

Tanpa memaki, Lebih suka ku sadar diri..

Lewati gundukan di aspal, dan sisa tanah tapak mobil

Mencari Jatidiri

Karawang, 13 Maret 2009

Kapan berhenti berpikir picik

untuk temukan alasan hidup

untuk memendam alasan kenapa harus mati

Kenapa tidak bisa terima saja,

kenyataannya, tuhan bukan hanya sayang pada satu orang saja

malaikat tuhan juga bukan mahluk yang bodoh. yang seenaknya membangkang

Hanya saja, perlu untuk menggali

kenapa harus mengabdi

dan pilihan apa yang akan menentukan jalan kedepan

Lagi-Lagi

Karawang,6 Maret 2009

Kadang aku tidak tahu apa yang aku inginkan,
kadang juga aku malah berbalik dari kenyataan.

aku membisu daripada aku berbentur dengan tengkar

namun kembali aku sesak, dan refleksikan pada masa sudah lewat.
pikiran picik dan menyerah pada hal hina

aku bukan seperti itu,
aku adalah pemimpin, setidaknya bagi diriku sendiri
aku adalah abdi, hanya bagi tuhanku saja, bukan pada waktu
yang menamparku bertubi-tubi, dengan seabrek problematika

kendali diri harus kembali diraih..
laju kudaku menuju cahaya sinar yang menerangkan tapi tidak menyilaukan

Pucuk kegalauan

Karawang, 23 Feb 2009

aku sendiri..
menggagas pemikiran rancu
tentang kapan akhir dimulai
dan kapan mulai diakhiri

sejatinya diri hendaknya selalu ingat
ingat akan kebesaran sang maha
maha kuasa, maha pengasih, maha penyayang

akan selalu naungi kalbu yang mencari keterangan
akan selalu berikan cahaya bagi sang beriman

apakah aku didalamnya?
tentu aku sendiri…
sendiri tanpa bisa menjawab..

Hanya saja tekad kali ini harus langkahkan kaki..
untuk songsong masa depan dengan sorot kuat
gemilang dan hadir didepan..

6 responses

4 06 2010
sa469

gombal kabeh…

4 06 2010
m.wahidin

Hehe.. Hasil karya original loh rip.. dari hati banget..

17 01 2011
sa469

bukane wes tau gawe 100 puisi untuk hadiah ultah??

17 01 2011
addinosaurus

wah jan pak de ki… senenge ngurang-ngurangi.. 170 pakde… hehe

18 06 2012
hasannuh

sisi lain sang fotografer… hehehe

18 06 2012
addinosaurus

Jauh sebelum jadi tukang photo, syah tukang puisi kang🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: